A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Only variable references should be returned by reference

Filename: core/Common.php

Line Number: 243

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/k9076026/public_html/system/core/Exceptions.php:170)

Filename: libraries/Session.php

Line Number: 671

Yayasan Penyantun Anak Asma Indonesia

Faq

APA ITU ASMA ?

Asma adalah penyakit yang mempengaruhi paru-paru Anda. Ini adalah penyakit jangka panjang yang paling umum dari anak-anak, tetapi orang dewasa menderita asma, juga. Asma menyebabkan episode berulang mengi, sesak napas, sesak dada, dan batuk pada malam atau dini; episode ini juga dikenal sebagai eksaserbasi atau serangan. Tingkat keparahan eksaserbasi dapat berkisar dari ringan sampai mengancam nyawa. Baik frekuensi dan keparahan gejala asma dapat dikurangi dengan menggunakan obat-obatan dan dengan mengurangi eksposur ke lingkungan pemicu serangan asma.


APA YANG MENYEBABKAN ASMA ?

Berbagai faktor dapat menjadi pencetus terjadinya serangan asma, antara lain :
Olahraga (exercise), allergen, hewan peliharaan berbulu, infeksi, perubahan suhu udara mendadak, atau pajanan terhadap iritan alat respiratorik seperti asap rokok, dan lain lain.


APAKAH ANAK YANG HARUS MENDAPAT TERAPI INHALASI ATAU OBAT HIRUPAN BERARTI ASMANYA SUDAH PARAH ?

Tidak betul, sebab obat hirupan dapat berisi obat pereda serangan (reliever) atau obat pengendali (controller). Serangan asma yang ringan pun dapat diberikan terapi inhalasi yang berisi obat pereda seperti salbutamol atau albuterol, fenoterol dan terbutalin. Obat inhalasi menjadi pilihan utama dibandingkan obat minum karena kerja lebih cepat.


APAKAH OBAT INHALASI DAPAT MENGAKIBATKAN KETERGANTUNGAN ?

Tidak betul. Obat-obat asma termasuk yang dihirup tidak akan menimbulkan ketergantungan dalam pengertian seperti adiksi atau kecanduan akan obat psikotropika (golongan narkoba). Pengertian ketergantungan seringkali disimpulkan oleh kalangan awam karena penghentian obat inhaler berisi obat pengendali (controller) tanpa rekomendasi dokter dapat mengakibatkan serangan asma yang tadinya sudah terkontrol menjadi timbul lagi.


JIKA ANAK ASMA SEDANG MENGALAMI SERANGAN, APAKAH ‘TERAPI UAP’ HARUS DIKERJAKAN 5 (LIMA) HARI BERTURUT-TURUT ?

Nebulisasi (‘diuap’ menurut istilah awamnya) pada saat serangan ditujukan untuk meredakan serangan dalam waktu sesegera mungkin. Pengulangan tindakan itu dikerjakan berdasarkan respons penguapan tadi. Jika responsnya baik (sesak berkurang) maka tidak perlu diulang, namun jika kurang baik maka dapat diulang 30 menit kemudian. Jika serangan sudah reda, obat dapat dilanjutkan dengan obat minum, jadi tidak perlu harus dengan paket penguapan 5 hari berturut-turut.


BAGAIMANA PASIEN ASMA YANG MASIH KECIL UNTUK DAPAT MENGGUNAKAN OBAT HIRUPAN SELAIN NEBULIZER ?

Untuk penggunaan DPI seperti turbuhaler memang harus anak yang besar di atas 5 tahun, karena memerlukan hirupan yang kuat. Untuk penggunaan MDI pada anak kecil dapat dibantu dengan menggunakan alat perantara yang disebur spacer. Bayi sekalipun dapat menggunakan MDI dengan bantuan spacer.


APAKAH STEROID DALAM INHALER TIDAK MEMPUNYAI EFEK SAMPING YANG BERBAHAYA ?

Tidak betul bahwa steroid dalam inhaler dapat menimbulkan efek samping seperti obat steroid sebagai dopping pada atlet-atlet yang bisa menimbulkan maskulinisasi, keropos tulang, pertumbuhan terhenti dan sebagainya. Steroid dalam inhaler dosisnya sangat kecil dibandingkan dengan steroid yang diminum dan hanya sedikit sekali yang akan beredar dalam darah. Oleh sebab itu, penelitian-penelitian mendapatkan bahwa efek samping obat steroid inhalasi sangat minimal sehingga aman digunakan jangka panjang.